Minggu, 12 September 2021

Menulis Autobiografi

 



Penulis itu seperti jarum jam dinding,

Dilihat orang ataupun tidak tetap berputar,

Seperti matahari dipuji orang ataupun tidak tetap bersinar

Seperti bintang, dilihat orang ataypun tidak tetap bercahaya.

 

                Alhamdulillah malam ini sudah sampai pada pertemuan ke 27.  Pelatihan malam ini dipimpin oleh Ms. Phia dari Suka Bumi dengan narasumber Bapak Suparno, S. Pd.,  M. Pd. Beliau lahir di Magetan, 25 Juli 1966, Lulusan D3 86 IKIP Surabaya, S1 Wima Madiun, S2 Unipa Surabaya. Sekarang beliau tinggal di Magetan dan menjadi Kepala Sekolah SMPN  2 Karangrejo Magetan. Beliau juga merupakan seorang penggemar membaca,  penulis dan motivator Literasi. Kesukaan Beliau akan menulis dan membaca ini  sangat menginspirasi, hingga pernah menjabat sebagai Pemimpin  Redaksi majalah  Pena Mageti . Agar semakin kenal yok kita kunjungi blog beliau.

http://suparnomuhammad.blogspot.com/2021/06/cv-suparno.html?m=1

.http://suparnomuhammad.blogspot.com/2021/07/guru-pengajar-praktek_22.html?m=1. http://suparnomuhammad.blogspot.com/2021/09/siap-menyesuaikan-diri-untuk-perubahan.html?m=1

Moto beliau “Menulislah setiap hari mutu dan rezeki akan mengikuti”. Pada  malam ini narasumber akan menyampaikan materi  menulis  buku Biografi.

Kita tidak tahu berapa  umur seseorang,  kita tidak tahu  kapan ajal  datang, kapan maut menjemput, maka menulislah  buku  biografi  agar  anak  cucu  tahu  sejarah perjalanan  kehidupan kita. Dari sejarah  perjalanan  kehidupan kita,  anak  cucu bisa belajar  betapa  untuk  mencapai  kesuksesan  itu  butuh  perjuangan  yang luar biasa. Suatu  saat  pasti  ada diantara  anak  cucu kita  yang cinta pada ilmu  pengetahuan dan ingin tahu  sejarah  perjalanan  kehidupan  nenek moyangnya. Di saat itu  buku   biografi  sangatlah   berharga. Itulah manfaat dari menulis buku biografi.

Manfaat lainnya jika kita seorang ASN dengan menulis buku biografi yang bertemakan pendidikan bisa menambah nilai angkakredit kita. Jika kita calon kepala sekolah kemudian di masa penilaian maka kita tidak usah cerita banyak cukup menyerahkan buku biografi saja.

Seorang penulis bisa menulis apa yang dilihat, apa yang didengar, apa yang dialami. Menulis biografi adalah menulis apa yang dialami untuk itu menulis biografi adalah pekerjaan menulis yang paling mudah. Sebelum menulis buku biografi bisa membaca biografi orang-orang ternama. Beliau pernah membaca biografi bapak Khaerul Tanjung  yang merupakan idola beliau. Dalam tulisannya  yang menceritakan bahwa pernah sekolah SMP dan SMA lab school sekolah terbaik di Jakarta tempat  Om Jay mengajar saat ini. Bapak Khaerul Tanjung pernah orang nomor 3 terkaya di Indonesia dan pernah menjadi Mentri pada zamannya Bapak Presiden SBY.

Agar memiliki pembanding yang baik jangan hanya membaca satu buku biografi tetapi minimal 3 buku. Selain membaca biografi orang ternama sebainya juga  membaca  buku. biografi orang-orang  yang selevel  dengan kita. Sehingga  kita tidak  berkecil  hati  untuk  menuliskan  perjalanan  hidup  kita.

Langkahnya bagaimana?

1.      Membuat outline. Atau kerangka  tulisan. Misalnya  dimulai  dari kelahiran, Masa masa sekolah TK, SD,SMP,SMA, Kuliah,  Bekerja, menikah,  punya anak,  pergi  jauh, ke  luar kota, luar negeri dll Masalah  masalah  yang pernah dihadapi,  kenangan pahit, kenangan indah  dsb.

2.      Langkah  selanjutnya  adalah  menyiapkan  data- data pendukung,  misalnya  foto,  buku diary  dsb

3.      Membuat  jadwal  menulis,  taatilah  jadwal  yang telah  dibuat.

4.      Mulai  menulis per outline atau per judul.

5.      Kemudian  lakukan editing  mulai  awal  hingga  akhir.

6.      Setelah itu  mintalah  orang  lain  yang Bapak Ibu percaya  untuk  menjadi editor   yang berkaitan  dengan  ejaan,  tata  bahasa  dan lain-lain

7.      Langkah terakhir  kirimkan pada penerbit yang Bapak Ibu percaya

8.      Kemudian  buatlah  caver  buku  yang baik,  mintakan kata  pengantar  pada tokoh tokoh  terkenal.

Tulislah mengalir  saja  jangan  diedit  dulu ,walaupun  ada kesalahan  biarkan saja,  terus menulis  sampai selesai.  Tulislah  dengan pikiran dan perasaan,  dengan akal budi  dari hasil merenung yang dalam maka pikiran kita akan terbimbing  oleh ilham  yang mengarahkan. Ketika menulis kadang  muncul  ilham atau ingatan  sesuatu  yang pantas ditulis.  Tuliskan  saja   judulnya,  dibuku  yang berbeda.  Kemudiaan  segera  kembali  fokus  ke  outline.Setelah  semua  judul  sudah terbahas  kemudian  sisipkan  judul  yang terjeda tadi  sesuai  dengan urutan  sejarah  perjalanan  kehidupan

Agar tampilan  buku  tampak  menarik  dan menginspirasi,  jika dalam suatu judul  ada frase , atau kata-kata mutiara yang menginspirasi  bisa dituliskan  di atas  , sebelum  uraian  tulisan. Ternyata Bapak Suparno sangat menyukai kata-kata mutiara. Sejak beliau duduk di bangku SPG ketika ada guru yang membuat statemen dengan kata-kata mutiara beliau langsung menulisnya dan sampai kuliah S1 dan S2 beliau mengumpulkan tulisan-tulisan kata Mutiara.  Misalnya seperti  ini;



Ini buku  autobiografi  Bapak Suparno yang berjudul  “Perjuangan  Hidupku”,  buku ini berisi  motivasi  agar anak muda  itu  semangat  kerja, 

 

Senyampang mata kita masih berkedip,  detak jantung kita masih berdenyut,  hayat masih  dikandung  badan,  menulislah buku  autobiografi  sebagai  bukti  bahwa  kita  pernah  hidup  di planet  bumi ini,  Trimakasih Bapak atas ilmu yang sudah saya terima. Setelah mengikuti materi bapak bahwa  saya baru kepikiran ternyata biografi bisa menginspirasi untuk dibuat sebuah novel. Alhamdulillah buku autobiografi saya (penulis) sudah terbit yang berjudul “Jejak Langkah Guru”.

 

Resume ke                  : 27

Gelombang                  : 19

Tema                           : Menulis Autobiografi

Narasumber                 : Suparno, S. Pd. M. Pd.

Moderator                   : Ms. Phia

Penulis                         : Islamiyah


Sabtu, 04 September 2021

Poin Buku Pada Kenaikan Pangkat PNS

 

    Moderator kita ibu Aam Nurhasanah membuka pelatihan malam ini dan mengajak peserta pelatihan untuk mendoakan bapak narasumber agar segera sembuh dari sakit setelah kecelakaan. Tak kenal maka tak sayang, Bu Aam membagikan daftar Riwayat hidup narasumber. Malam ini kita akan memasuki pertemuan ke-22. Artinya para peserta sudah boleh menyusun naskah bukunya. Narasumber malam ini adalah Dr. Imron Rosidi. Beliau memiliki segudang prestasi yang akan berbagi ilmu dengan tema Poin Buku Pada Kenaikan Pangkat PNS.

            Bapak Dr. H. Imron Rosidi, M.Pd.  Lahir di Surabaya, 10 Juni 1966. Pangkat/Gol. Ruang Pembina Utama Madya / IV d. dengan masa kerja sebagai Guru 32 tahun, 5 bulan dan masa kerja keseluruhan 36 tahun, 5 bulan. Pendidikan terakhir D3 IKIP Surabaya, S1 IKIP Negeri Malang, S2 Universitas Negeri Malang, S3 Universitas Negeri Malang. Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Banyak prestasi yang beliau raih baik di tingkat propinsi maupun di tingkat nasional. Di samping prestasi yang banyak  beliau termasuk Tim Penilai DUPAK golongan IV/C dan ke atas tingkat pusat. Koordinator Tim Penilai DUPAK tingkat Jawa Timur.

Bapak Imron  meminta peserta pelatihan untuk menyimak tayangan video yang dikirimkan tentang point-point kenaikan pangkat dalam penulisan buku. https://youtu.be/ybBT1QEAxzY . Sebelum menulis, tentukan  buku  yg akan ditulis. Selain untuk menyebarkan ilmu, menjadi guru profesional, dan untuk kenaikan pangkat.

Menulis untuk kenaikan pangkat, perlu memperhatikan :

·         AK yang ada dalam setiap buku, baik yang masuk dalam publikasi ilmiah (PI) ataupun yang masuk pada karya inovatif (KI)

·         Permen Pan RB no 16 tahun 2009 dan Permendikbud 35 tahun 2010.

·         Selain itu, kita  perlu mempelajari buku 4. Buku ini berisi sistematika  jenis PKB yang harus dipenuhi dalam kenaikan pangkat.

 secara konkrit dan ada contoh mulai dari laporan PD, semua jenis PI, KI, dan laporan seminar penelitian.



·          Perlu juga membaca buku 5 yang berisi mengapa PTK ditolak, PD ditolak, semua makalah ditolak, dll.

Apabila kita sdh mempelajari semua, Insyaallah kita bisa sampai ke guru utama gol IV e.




    Jenis-jenis buku. Ada buku yang masuk pada publikasi ilmiah dan ada yang masuk karya inovatif. Semua jenis buku ini bisa diajukan untuk kenaikan pangkat sejak dari gol III/c s.d. IV/e. Untuk ke gol. IV/d wajib ada minimal buku ber-ISBN.


Penerbitan buku yang dilakukan secara bersama-sama, misalnya antologi puisi, cerpen, naskah drama tidak bisa dinilaikan. Kecuali ada penulis yang  menulis minimal 20 puisi  5 cerpen. Penulis itu mendapat nilai AK.



Untuk angka kredit, hanya buku hasil penelitian yang ber  ISBN dan diedarkan secara nasional maka akan mendapat angka kredit 4.  Buku teks pelajaran yang ber ISBN nilai ak 3 sedangkan yang tidak ber ISBN  ak 1. Buku pelajaran yang ber BSNP ak 6. Apabila buku pelajaran tersebut ditulis oleh beberapa penulis maka penilaian pembagian angka kredit mennggunakan persentase. Apabila 2 penulis  maka penulis utama mendapatkan 60 % dari ak yang diperoleh sedangkan penulis ke 2 mendapat 40 % dari ak 3 yang ber ISBN.

 Modul atau diktat hendaknya ditulis per semester. Modul atau diktat yang digunakan di tingkat sekolah ak nya 0,5. Jika digunakan di tingkat kota kabupaten  ak 1. Sedangkan jika di tingkat provinsi ak 1,5. Maksimal  modul yang diajukan sebanyak 3,  apabila modul dibuat per tahun maka ak nya 1, 2 dan 3.

 Untuk buku di bidang  pendidikan AK nya 3 apabila ber ISBN dan 1 apabila tidak ber-ISBN. Ini contoh buku di bidang pendidikan yg ditulis KS




    Untuk karya terjemahan yg menunjang pembelajaran AK 1, Semua bukti  fisik buku tersebut harus dikirim aslinya. Semua guru bidang studi, bisa menulis buku antologi puisi, cerpen, naskah drama, ataupun novel’

Ini contoh buku antologi puisi yang berisi 51 puisi. Ini kalau diajukan kenaikan pangkat akan mendapat AK 4.


Intinya  kemampuan menulis  akan berpengaruh besar terhadap karier  kita sebagai seorang guru. Bapak Imron Rosidi  menjadi guru dari gol. II/c karena dari diploma 3. Tahun ini mengajukan KP ke gol. IV/e sehingga kalau di Jakarta dipanggil sebagai guru jenderal dan bisa menjadi penilai AK Pusat.

Banyak materi yang bisa terungkap lewat tanya jawab. Contoh: Seorang guru honor yang sudah menulis  4 buku solo, 1 buku duet dan 20 buku antologi yang mayoritas ditulis lebih dari 20 orang jika sudah PNS  buku itu akan kadaluarsa. Tidak bisa dinilaikan. Tetapi dalam lomba guru prestasi. semua buku tersebut tinggi nilainya.

Untuk pengajuan kenaikan pangkat ke IV/a wajib satu penelitian, ke IV/b wajib 1 penelitian dan jurnal, begitu juga ke IV/c, ke IV/d wajib 1 penelitian, 1 jurnal dan 1 buku ber ISBN, begitu pula ke IV /e.

Penerbitan artikel ilmiah dalam jurnal bisa ditulis dangan cepat asal laporan penelitiannya sudah selesai. Bisa 15 sampai dengan 30 menit. Jurnal yg diakui untuk kenaikan pangkat yg diterbitkan oleh badan diklat resmi, PT, dinas dan lembaga profesi guru. Penulisan buku ISBN AK 3 dengan mengirimkan buku aslinya

Buku elektronik digital pelajaran yang sudah ber ISBN tidak  bisa untuk angka kridit. Buku wajib bentuk cetak.  Kalau dalam bentuk elektronik digital yang harus dicetak berdasarkan regulasi yang berlaku saat ini. AK 3. Tesis tidak bisa dinilaikan. Harus diubah dalam bentuk laporan penelitian pembelajaran. setelah diseminarkan, baru diubah dalam bentuk artikel dan dijurnalkan.

Karya inovatif bisa digunakan untuk kenaikan pangkat. Ada 4 jenis karya inovatif, 1. Teknologi tepat guna. 2. media pembelajaran dan lain-lain, 3. menulis soal nasional, dan 4. karya seni dan sastra.

Seharusnya guru yg itdak naik pangkat lebih dari 5 tahun ada sanksi. Hanya karena kita kekurangan guru, sanksi itu belum diterapkan. Kenaikan pangkat secara normal 4 tahun. akan tetapi, kalau kita memiliki banyak tabunga AK, 3 tahun bisa.Tapi ini juga menyangkut kebijakan masing2 kota kab. Ada yg mewajibkan paling cepat 4 tahun.

            Pada kegiatan webinar selama pandemi, jika sertifikat akan digunakan untuk mengajukan kenaikan pangkat maka syaratnya tetap wajib ada surat tugas dan laporan PD. kalau webinar nilai 0,1. Kalau diklat online 30 jam sampai dengan  80 jam nilai 1.  dan 2. Kalau modul tidak harus ber ISBN dengan AK 0,5 per semester.

 Untuk ke III /b hanya membutuhkan nilai PD 3 . Kalau ada buku karya inovatif bisa dinilaikan. Bisa saja penilai memberi nilai tetapi  itu tidak wajib ada. Buku kumpulan artikel tidak bisa dinilaikan. Kalau artikel populer hendaknya diterbitkan di koran atau majalah, baru bisa dinilaikan. Novel masuk karya inovatif kategori sederhana. Kalau 2 novel masuk kompleks. Diktat bisa dinilai asal sistematikanya sesuai dengan buku 4. Tidak perlu diubah ke dalam bentuk modul. Prosedur  kenaikan pangkat  ke IV/ C sama dengan IV/b hanya saja harus dikirim ke pusat d.a. LPMP masing-masing provinsi.


Kepuasan seorang penulis non PNS

1. Bisa dikenal banyak orang

2. Mampu menuangkan inspirasi dlm bentuk tulisan

3. Bisa menyumbangkan ilmu

4. Bisa menyebar kebaikan

5. Siswa jadi bangga

6. Bisa mendapat royalty

Teruslah menulis sampai menembus menerbit mayor. Jangan pernah merasa puas hasil tulisan kita agar kita mau terus belajar. Naik pangkatlah dengan  jujur. Ajukan semua tulisan kita untuk mempermudah KP kita.

 

Resume ke                  : 22

Tanggal                       : 30 Agustus 2021

Gelombang                  : 19

Tema                           : Poin Buku Pada Kenaikan Pangkat PNS

Narasumber                 : Dr. Imron Rosidi

Moderator                   : Aam Nurhasanah

Penulis                         : Islamiyah



Jumat, 03 September 2021

Komitmen Menulis di Blog

 


Resume ke                  : 21

Tanggal                       : 27 Agustus 2021

Gelombang                  : 19

Tema                           : Komitmen Menulis di Blog

Narasumber                 : Dedi Dwitagama

Moderator                   : Aam Nurhasanah

Penulis                         : Islamiyah

Sebelum mulai sesi materi, Om Jay mengatakan bahwa kegiatan belajar menulis,kini sudah masuk sesi motivasi yang akan disampaikan guru kita bapak Dedi Dwitagama. Om Jay menghimbau agar peserta pelatihan sedikit demi sedikit, mulai mengumpulkan tulisan menjadi buku yang bermutu.Kita bisa memilih penerbit dengan biaya sendiri atau memilih penerbit mayor dengan persyaratan yang ketat. Hidup adalah pilihan. Hal yang paling penting, setelah mengikuti pelatihan ini kita punya komitmen menulis di blog dan menjadi guru blogger Indonesia.

Pada malam pertemuan ke 21 ini kita akan mendapatkan motivasi tentang bagaimana seorang pendidik mampu komitmen menulis di blog. Materi akan disampaikan oleh bapak Dedi Dwitagama dengan blog beliau yang keren, https://dedidwitagama.wordpress.com.

Om Jay Wijaya mempersilahkan moderator Ibu Aam Nurhasanah memimpin jalananya kuliah online. Dengan mengucap salam moderator menyapa peserta pelatihan dan memperkenalkan narasumber.hebat Bapak Dedi Dwitagama. Ibu Aam juga mengingatkan agar kita menyiapkan naskah terbaik untuk disusun menjadi buku yang menarik saat dibaca.

Bapak Dedi Dwitagama adalah sebagai guru Bimbingan Konseling di SMKN 50 Jakarta.  Beliau adalah guru idaman murid. Selain mengajarnya santai beliau juga tidak galak.Untuk info lebih lanjut tentang beliau yuk liat http://dedidwitagama.wordpress.com/my-cv/. Banyak prestasi yang telah beliau raih. Bukan saja di bidang kepenulisan tetapi juga tarik suara.

Jika mau kenal lebih jauh dengan pak Dedi silahkan googling https://www.google.com/search?q=DEDI+DWITAGAMA&sxsrf=AOaemvI3WiBpNIhNPatpoVnoVORD015mUw%3A1630065823768&source=hp&ei=n9QoYbePLJTHrQGWkpnQCA&iflsig=ALs-wAMAAAAAYSjir5tYFTYd221ATf91gFfEt2X7r1pR&oq=DEDI+DWITAGAMA&gs_lcp=Cgdnd3Mtd2l6EAMyBAgjECcyBQgAEMsBOgsIABCABBCxAxCDAToICC4QsQMQgwE6CAgAELEDEIMBOggIABCABBCxAzoFCAAQgAQ6CwguEIAEELEDEIMBOggILhCABBCxAzoFCC4QgAQ6BwgAEIAEEAo6BQguEMsBOgcILhAKEMsBOgcIABAKEMsBOgQIABAKOgYIABAWEB46CAgAEBYQChAeUPsZWM0yYM4zaABwAHgAgAH0AYgBkg2SAQYxLjEyLjGYAQCgAQE&sclient=gws-wiz&ved=0ahUKEwj32oizlNHyAhWUYysKHRZJBooQ4dUDCAg&uact=5


Beliau menulis di blog sejak th 2005 di platform blogspot. Menurut beliau menulis di blog seperti meninggalkan jejak tentang apa yang  dilakukan, difikirkan dan rencanakan sebagai warisan buat anak cucu dan orang-orang yangg membutuhkan. Sedangkan manfaat ngeblog bagi beliau mendapat undangan KELILING INDONESIA DAN DUNIA: malaysia, singapore, thailand, jepang, korea, alhamdulillh. Tips dari beliau, gampang tapi sangat susah dikerjakan. “ Menulis aja setiap ada ide dan ada waktu, tak pedulikan apapun penilaian orang”. di bawah ini salah satu posting beliau dengan sedikit kata-kata upload mesjid dimana beliau sholat jumat.



Pak Dedi memilih menulis di blog karena ada alasannya. Ketika kita menulis di blog itu gratis, tidak direpotkan untuk menyimpan dan mempromosikan. google yang mempromosikan content kita. Setiap perbuatan tak pernah ada yg percuma. Bumi akan selalu membalas perbuatan makhluknya sebesar apapun perbuatan itu.

Setiap perjalanan ataupun ada even Pak Dedi selalu mengajak asisten yang anak SMK sambil belajar. Tugas asisten di sini untuk merekam foto maupun video saat berbicara di forum.Tentu saja yang diajak senang sekali sekalian diajak jalan-jalan. Pemaparan materi oleh Pak Dedi pada mala mini lebih banyak ke sesi tanya jawab berbagai  macam hal tentang ngeblog.

Cara sederhana untuk menulis di blog yaitu segera tulis apa saja yang kita pikirkan tidak usah memikirkan respon orang.Jangan lupa beri foto agar lebih menarik. Terus upload lagi dan ulangi terus setiap hari agar mendapatkan banyak postingan. Agar tetap solid berkomitmen banyak cara yang bisa dilakukan, salah satunya adalah dengan menulis saat menunggu rapat, menunggu keluarga belanja, menunggu penerbangan, dan sebagainya. Menulis bisa dilakukan dengan HP, ada aplikasi android dan aple untuk blog wordpress, bis a kita mengunduhnya. Untuk menambah pengetahuan kita juga harus sering-sering mengunjungi blog orang. Kita bebas merobah-robah isi blog karena blog ibarat rumah kita terserah kita kapan akan dirobah.

Cara beliau yang santai karena memang pemikiran yang sederhana dan santai seperti yang beliau ungkapkan bahwa beliau tidak punya mimpi yang macam-macam, sangat mensyukuri apa yang sudah dicapai, soal capaian berikutnya mengalir aja. mungkin umur juga berpengaruh, saat ini 57 tahun, harus mawas diri.jika terlalu ambisi bisa bikin abis diri sendiri yang penting anak  sudah selesai S2 di Eropa hasil beasiswa, soal literasi digital biarlah pemerintah yang urus. Beliau suka fotografi, jalan-jalan sambil kuliner dan menyanyi. Blog foto beliau http://fotodedi.wordpress.com.

Tips menulis blog menjadi buku caranya dikumpulkan saja tulisan-tulisan diurutkan sesuai dengan  topik dan temanya temui redaktur temui penerbit nanti akan diajak berbincang tentang susunan calon buku tersebut yang sebaiknya. Untuk membuat berkomitmen menulis terus di blog sebagai pemula terus saja menulis kalau bisa seminggu sekali sudah bagus, bisa sebulan sekali bagus. Seperti kata Om Jay menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi. Blog itu seperti rumah bebas saja mau berapa kali menulis bebas. Tapi sebaiknya menulislah terus di blog.  Kalau menulis di  blog sebulan sekali masih dianggap aktif tetapi kalau 3 bulan tidak menulis maka dianggap blog mati. Bisa juga disiasati andaikan sedang menulis 12 tulisan sekaligus posting selama 12 bulan dijadwalkan.

Cara agar blog dibaca dan digemari serta agar   pembaca berkomentar di blog kita, usahakan menulis apa saja yang dibutuhkan sehingga banyak orang yang searching. Masalah komentar atau tidak terserah tetapi kalau anda ingin dikomentari pastikan anda mengomentari blog orang lain. Cara cepat untuk menarik perhatian promosi di IG, Fb, tiktok atau bikin tugas murid -murid untuk membuka blog anda. Kalau ada komentar yang kurang nyaman bisa dirubah. Kan kita yang punya blog. Kalau mau dihapus juga bisa.

Agar blog bisa muncul pada pencarian di google atau browser dan bisa popular tanpa  harus membagikan link kepada sesame bloger mana tulis postingan topik yang banyak dicari orang sedunia. Fokus tulisan bisa berubah-ubah, yang aman bikin nama blog menggunakan nama kita sendiri yang resmi agar ketika di gooling nama kita akan terhubung ke blog. Agar banyak pengunjungnya kunjungi dan komentari blog orang lain, etikanya mereka akan datang ke blog kita.

Kebanyakan blogger senang tulisannya di kopas, dengan mencantumkan sumber atau tidak karena artinya tulisan kita sudah bagus dan dubutuhkan orang. Jika kita sudah menulis di blog tidak usah khawatir tulisan kita akan hilang karena perusahaan tutup karena biasanya saat suatu perusahaan akan tutup atau bubar mereka akan memberitahukan bbrp bulan sebelumnya agar kita mangarsipkan tulisan kita contohnya geocities, yahoo, dll Terimakasih pak Dedi materi yang luar biasa.



Guru yang hebat adalah guru yang mampu mendidik muridnya dan muridnya menjadi lebih hebat dari dirinya Itu guru yang hebat. Kalau guru yang tetap menang dari muridnya itu gurunya enggak bagus ngajarnya. Muridnya tetap bodoh. Jadi bangga punya murid dan muridnya jauh lebih hebat dari saya. Begitulah jawaban Pak Dedi ketika ditanya perihak Om Jay yang awalnya berguru kepada beliau dan sekarang menjadi guru blogger Indonesia.

Gajah mati meninggalkan gading, macan mati meninggalkan belang dan manusia mati meninggalkan nama, Tinggalkanlah nama anda yang bisa dikenang. Ketika googling orang bisa menemukan nama anda yang muncul. Maka dari itu tetaplah menulis di blog. Abadikan nama anda., tulislah sesuatu yang dibutuhkan orang dan yang bermanfaat.


Minggu, 29 Agustus 2021

Dari Mana Ide Menulis Datang?

 



Resume ke            : 20

Tanggal                 : 25 Agustus 2021

Gelombang            : 12

Tema                      : Dari Mana Ide Menulis datang?

Narasumber            : Wijaya Kusumah, M. Pd.

Moderator               : Maesaroh

Penulis                     : Islamiyah

 

“Tidak perlu ragu untuk menulis apapun Yang kamu mau,

sebab setiap tulisan Memiliki penikmatnya sendiri-sendiri".

                Alhamdulillah pada malam ini saya sudah sampai pada pertemuan ke 20 mengikuti pelatihan menulis bersama Om Jay. Moderator handal  Ibu Maesaroh membuka pelatihan dengan mengucap salam.  Beliau meminta maaf karena seharusnya  narasumber yang mengisi materi Bapak  Imron Rosidi. Tetapi beliau berhalangan hadir karena mengalami kecelakaan  dari motor. Ternyata hal ini pernah juga dialami oleh Ibu Maesaroh yang ketika itu sudah beli tiket akan menjadi moderator sehari sesudahnya  tetapi mengalami  kecelakaan.

                Sebagai pengganti narasumber malam ini Bapak Wijaya Kusumah, M. Pd. Sang Founder  Pelatihan menulis dari gelombang 1 sampai 20. Om Jay seorang guru penggerak yang membawa kita pada peradaban menulis. Om Jay mengatakan bahwa Bapak Imam Rosidi adalah guru Beliau.  “Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi” itulah filosofi Om Jay yang sangat menginspirasi para penulis pemula untuk tetap semangat menulis.

                Om Jay sebagai narasumber  membuka kelas dan memperkenalkan diri  dengan membagikan link biodata. Om Jay juga mengajak untuk mendoakan agar Bapak Imron Rosidi segera sembuh.  Nama Wijaya Kusumah, S. Pd, M. Pd., lahir di Jakarta, 28 Oktober 1972. Menyelesaikan pendidikan S1 di IKIP Jakarta pada jurusan Pendidikan Teknik Elektro (1990-1994). Menyelesaikan pendidikan S2 pada  Program Studi Teknologi Pendidikan (TP) Pascasarjana UNJ (2007-2009) dan mulai tahun 2014 melanjutkan pendidikan ke S3 Program Studi Teknologi Pendidikan Pascasarjana UNJ .

Om Jay sejak 1992 hingga saat ini sebagai pengajar  bidang studi TIK di SMP Labschool Jakarta.  Semasa kuliah beliau  aktif di berbagai organisasi. Banyak prestasi ilmiah yang diraihnya. Hobi Om Jay  menulis di blog membawa beliau  menjadi guru blogger Indonesia. Banyak buku yang sudah diterbitkan . Untuk lebih lengkapnya Om Jay membagikan link CV. Yok kita baca biodata Om Jay di https://wijayalabs.com/about.

                Malam ini beliau akan membawakan materi” Darimana Ide Menulis Datang? Ide menulis bisa datang dari mana saja. Bisa dari sebuah foto dan bisa juga datang dari sebuah video.Contoh. Omjay akan kirimkan sebuah foto dan minta peserta pelatihan untuk  membuat tulisan yang menarik dari sudut pandang yang berbeda. Om Jay memberi waktu 5 menit untuk menulis langsung di Wa grup. Di bawah ini foto beliau. Dengan melihat foto beliau ini para peserta pelatihan, menulis sesuai dengan genre masing-masing. 


Ternyata dari sebuah foto banyak melahirkan sebuah tulisan yang menarik. Bila kita mampu menulis dengan hati, maka foto itu akan bernyawa. Apalagi bila kita mengenal sosok foto dari orang yang kita kenal. Walaupun belum pernah berjumpa secara langsung.

Selain dari foto, ide menulis bisa datang dari sebuah video. Untuk itu Om Jay mengirimkan video  pendek, Dalam video tersebut Om Jay menyanyikan lagu belajar di waktu kecil lewat link yang dikirim ke wa group.  link: https://youtu.be/Ew8D-riqLsk.  Lewat video ini  peserta pelatihan juga diminta untuk menuliskan langsung di Wa grup. Dalam video itu Om Jay mengirimkan pesan bahwa belajar  ketika kecil akan membekas sampai dewasa tetapi belajar etika dewasa akan cepat menghilang atau tidak meninggalkan bekas.

Selain dari foto dan video, ide menulis bisa juga datang dari audio. Sekarang lebih dikenal dengan nama podcast. Kita menjadikan telinga sebagai media untuk menulis. Suara Omjay juga dikirim lewat audio di wa group.

                Om jay berbagi pengalaman sehingga menjadi penulis hebat. Awalnya  bertemu dengan guru hebat dan berprestasi. Namanya bapak Dedi Dwitagama. Beliau belajar bersama beliau melalui blognya di https://dedidwitagama.wordpress.com. Kemudian beliau berguru kepada para penulis hebat Indonesia. Salah satu penulis hebat yang beliau kagumi adalah Budiman Hakim dan Pepih Nugraha. Beliau meminta untuk searching di google karya mereka.

Beliai juga berguru kepada semua orang. Kita semua adalah guru. Kita harus belajar menjadi guru untuk diri sendiri dan berkumpul dengan orang-orang yang Sholeh dan sholehah. Alhamdulillah Om Jay sudah sehat. Terimakasih Om Jay atas ilmu yang banyak ini. Semoga Om Jay selalu sehat dan bisa tetap berbagi ilmu. Aamiin

Doa dan pesan Om Jay  Lancarkan urusan semua orang. Insya Allah kita akan dilancarkan.Permudah urusan orang lain maka kita akan dimudahkan. Di atas langit ada langit. Jangan pernah puas dengan apa yang sudah diraih. Kalau malas menulis biasanya beliau perbanyak membaca. ibarat teko air. Teko akan ada airnya kalau diisi. Begitu juga dengan seorang penulis.


Selasa, 24 Agustus 2021

Teknik Promosi Buku

 



Resume ke                  : 19

Tanggal                       : 23 Agustus 2021

Gelombang                  : 19

Tema                           : Tehnik Promosi Buku

Narasumber                 : Akbar Zainudin

Moderator                   : Bu Kanjeng

Penulis                         : Islamiyah


        “Menaklukkan ribuan orang belum tentu disebut pemenang. Tapi mampu mengalahkan diri sendiri itulah yang disebut penakluk gemilang”.Om Jay Memberi motivasi agar kita pantang mundur untuk tetap semangat menulis.

            Malam ini Bu Kanjeng sebagai moderator menemani narasumber handal Bapak Akbar Zainudin yang memperkenalkan diri sebagai berikut:




        Sebelum mulai pemaparan materi, Pak Akbar mempersilakan untuk melihat video pe,belajaran tentang pemasaran buku pada youtube beliau selama sekitar 22 menit. https://youtu.be/IZhAixv86wA

Buku Man Jadda Wajada. Boleh dibilang, ini adalah buku solo yang pertama. Sebelumnya beliau menulis beberapa buku antologi. Alhamdulillah, buku ini baru cetakan ke-13, beredar 55.000 eksemplar. Setelah Man Jadda Wajada,  menulis 15 buku dari tahun 2010 sampai sekarang.

Buku tentang menulis adalah UKTUB; Panduan Menulis Buku dalam 180 hari. Ini buku panduan menulis dari A sampai Z yang beliau sarankan untuk memiliki buku ini, karena ada 150an alamat penerbit yang bisa dikirimi naskah, anggota IKAPI.

Selain itu, buku terbaru beliau adalah The Power of Man Jadda Wajada. Semacam penyempurnaan dari Man Jadda Wajada seri pertama. Materi yang disampaikan malam ini tentang strategi pemasaran buku adalah salah satu materi yang tercantum di dalam buku UKTUB: Panduan menulis buku dalam 180 hari.

        
















STRATEGI PEMASARAN BUKU

Strategi pemasaran, termasuk buku terdiri dari empat hal, yang biasa disebut sebagai 4P, yaitu Product (Strategi Produk), Price (Strategi Harga), Place of Distribution (Distribusi), dan Promotion (Promosi).

Sebelum kita bahas empat strategi di atas, yang perlu kita lakukan bahkan sebelum menulis adalah menentukan target audiens atau pembaca kita siapa. Karena strategi untuk anak-anak tentu saja berbeda dengan strategi untuk remaja, demikian juga untuk orang tua.

 

STRATEGI PRODUK.

Ini sebenarnya lebih banyak menjadi tanggung jawab penerbit. Kita sebagai penulis lebih banyak memberikan masukan kepada penerbit siapa target pembaca kita dana pa kebutuhan mereka terhadap buku kita. Dengan demikian, konsep buku yang akan diterbitkan nanti menyesuaikan dengan kebutuhan dari target audiens.

 

STRATEGI HARGA.

Menentukan harga buku juga biasanya menjadi tanggung jawab penerbit. Pada dasarnya penentuan harga buku, ada dua strategi. Pertama, adalah harga buku secara umum. Dan Kedua adalah buku dijual dengan harga premium (lebih mahal dibandingkan buku biasa).

Harga buku bisa dijual lebih mahal jika mempunyai nilai tambah dibandingkan dengan buku-buku yang lain. Misalnya hard cover, ditambah bonus-bonus (voucher seminar, workshop, dan lain-lain)


STRATEGI DISTRIBUSI

Distribusi secara umum dibagi menjadi dua: distribusi tradisional dan distribusi non tradisional. Distribusi tradisional adalah melalui toko-toko buku, baik toko-toko buku jaringan nasional maupun toko buku lokal.

Sedangkan distribusi non tradisional, di antaranya adalah:

1. Melalui MLM (Multilevel Marketing)

2. Melalui Penjualan Langsung

3. Melalui Marketplace/e-Commerce (Lazada, Bukalapak, Tokopedia, Shopee, dll).

 

STRATEGI PROMOSI

Program promosi bisa dilakukan oleh penerbit maupun penulis. Beberapa program promosi yang bisa dilakukan.

Pertama, Launching buku. Adalah program untuk meluncurkan buku baru. Bisa di aula, masjid, lembaga pendidikan, hotel, di mana saja. Yang mengadakan bisa penerbit maupun penulis. Yang membiayai launching buku siapa? Bisa penerbit, bisa penulis.

Kita perlu meyakinkan penerbit kalau buku kita akan laku, karena itulah mereka perlu menyelenggarakan program launching buku. Kalau di Gramedia, di toko-toko buku mereka ada tempat untuk launching buku. Kita bisa memanfaatkan tempat ini. Jadi kita promosikan acaranya, tempatnya di toko buku Gramedia.

Kedua, Bedah Buku. Bedah buku adalah acara diskusi untuk membedah isi buku kita. Bedah buku ini bisa secara online maupun offline. Offline artinya kita menyelenggarakan bisa bekerjasama dengan berbagai lembaga. Lembaga pendidikan, perpustakaan, majlis taklim, masjid, dan sebagainya.

Pokoknya, di semua tempat dan situasi yang memungkinkan, kita tawarkan bedah buku. Berapapun yang hadir, kita selenggarakan terus menerus. Apalagi sekarang ini eranya digital. Bukan berapa orang yang hadir yang penting, tetapi direkam lalu diupload di Medsos acara kita. InsyaAllah akan semakin membuat orang mengenal kita. Yang lebih mudah sekarang ini adalah bedah buku secara online. Kita undang orang-orang untuk ikut acara bedah buku bersama kita. Bisa di FB, IG, WA Grup, Zoom, dan sebagainya.

Ketiga, melakukan seminar ataupun workshop sesuai dengan tema buku kita. Kalau saya bukunya motivasi dan menulis. Maka saya secara berkala menyelenggarakan seminar dan diklat terkait motivasi dan menulis.

Seminar atau workshop ini, pertama-tama bolehlah dilakukan gratis. Karena target kita adalah mengenalkan buku kepada para peserta. Lakukan secara kontinyu, misalnya sebulan sekali. Kalau misalnya bisa offline, laksanakan di sekolah misalnya. Kalau tidak bisa offline, lakukan secara online. Bisa via WA, Zoom, FB, IG, dan sebagainya.

Keempat, membangun komunitas. Komunitas yang kita bangun adalah komunitas yang kita sesuaikan dengan tema buku kita. Kalau buku kita temanya motivasi, maka kita tuliskan buku-buku tentang motivasi. Buku tentang guru, maka bangun komunitas guru. Buku tentang menulis, bangun komunitas menulis. Buku tentang Ice Breaking, bangun komunitas Ice Breaking. Buku tentang bahasa, bangun komunitas bahasa.

Komunitas membuat kita lebih dekat dengan pembaca sehingga memudahkan kita untuk menawarkan mereka dalam membeli buku. Beliau sendiri membangun banyak komunitas, ada komunitas guru, menulis, santri, remaja, bisnis, dan sebagainya. Semua komunitas itu ada bukunya. Share materi-materi yang ada di buku secara berkala, biasanya seminggu sekali, sehingga anggota komunitasi ini mendapatkan manfaat. Biasanya saya bentuk di WA Grup. Sesekali seminar melalui Zoom.

Kelima, membangun jaringan reseller. Reseller adalah orang-orang yang mau menjualkan buku kita dan mendapatkan buku dari hasil yang terjual. Kita berikan 20-30 persen komisi dari harga jual. Misalnya harga jual buku kita Rp 100.000, kita kasih 20-30%, kita berikan materi-materi yang terkait buku kita, sehingga lebih mudah bagi mereka untuk menjual.

Dewa Eka Prayoga, berhasil menjual 10.000 buku hanya dalam waktu 2 minggu melalui reseller ini. Tentu resellernya saja puluhan ribu, berbagai produk. Kalau kita sudah punya jaringan reseller, akan memudahkan kita menjual buku. Pak Akbar juga sedang membangun jaringan reseller ini. Belum banyak, baru sekitar 100an orang. InsyaAllah akan terus bertambah.

Keenam, jualan di marketplace. Buka toko di marketplace (Lazada, Shopee, Bukalapak, Tokopedia, dan sebagainya). Membuka toko di marketplace akan meluaskan promosi dan distribusi kita.  Yang penting keberadaan kita dan buku kita ada. Itulah pentingnya ada di marketplace. Jadi kalau ada orang mencari judul buku kita, bisa ditemukan.

Ketujuh, memanfaatkan media sosial (Medsos) untuk promosi buku. Manfaatkan sebaik-baiknya followers dan subscriber dengan memberikan informasi tentang buku. Setiap hari, kita buat status terkait tema buku yang kita tulis, sehingga orang semakin paham dengan buku yang kita tulis.

Dan jangan setiap hari isinya jualan. Lebih banyak sharing-sharing, baru selling. Lebih banyak memberikan pengetahuan kepada para pembaca sehingga mereka merasa ada manfaat menjadi followers kita. Sharing-sharing apa saja, kalau perlu sesuai dengan kebutuhan mereka. Sehingga setiap hari, semakin lama akan semakin ada ikatan dengan pembaca. Kalau sudah begitu, akan memudahkan kita dalam proses memengaruhi pikiran orang dalam membeli buku.

Jadi, pada dasarnya kita ini memengaruhi orang agar mereka mau menjadikan buku sebagai kebutuhan utama. Dan memang, membaca akan banyak membuka wawasan, pengetahuan, dan pilihan dalam mengambil keputusan. Dengan bersama-sama membangun kebutuhan akan membaca, maka akan memudahkan kita dalam proses menjual buku.

Penjelasannya luar biasa  dan memacu kita semakin bersemangat menjadi penulis yang produktif dan bisa memasarkan buku dengan sukses

Sebagai catatan penutup, Pak Akbar melakukan 7 strategi pemasaran buku di atas. Jadi, bukan hanya teori, tetapi semuanya sudah dilakukan. Lalu kalau ditanya mana yang paling mengena, setiap program kita mempunyai fungsi dan tujuan yang berbeda.

Update status di IG, FB, dan YouTube biasanya akan lebih banyak membuat orang tahu. Nah, transaksi terjadi di WA. Jadi, cara kita menjawab di WA juga sangat berpengaruh. Yang juga penjualannya banyak adalah saat kita mengadakan acara, baik online maupun offline. Sehabis seminar, biasanya orang tertarik dengan apa yang kita bicarakan, lalu membeli buku kita.

Jadi, sebelum seminar beliau selalu pikirkan program apa yang dibuat khusus buat seminar yang akan diselenggarakan. Seperti malam ini, ada program untuk DIKLAT MENULIS, ada juga program untuk MENTORING menulis buku. Kita lakukan semua yang bisa kita lakukan. Tidak perlu malu, tidak perlu berkecil hati, terus disabari, karena suatu saat pasti akan berhasil.

Tugas kita bekerja, biarlah hasilnya kita serahkan kepada Tuhan. Tugas kita adalah membuat program sebanyak-banyaknya, melakukan promosi sebanyak-banyaknya, hasilnya biarlah menjadi wewenang Gusti Allah.

Kalau sudah begitu, kita mengerjakan apa saja dengan enak hati. Kalau ada yang menolak membeli buku kita, kita tidak sakit hati. Sudah capek ngomong, tidak ada yang beli, biasa saja. Hidup ini terus berjalan, dan kita lakoni dengan penuh semangat positif.

Yang penting jangan pernah berhenti berusaha. Kalau sudah berhenti berusaha, sudah pasti akan gagal. Kerja keras memang tidak menjamin kesuksesan, namun orang-orang yang sukses adalah orang-orang bekerja keras.