Sabtu, 04 September 2021

Poin Buku Pada Kenaikan Pangkat PNS

 

    Moderator kita ibu Aam Nurhasanah membuka pelatihan malam ini dan mengajak peserta pelatihan untuk mendoakan bapak narasumber agar segera sembuh dari sakit setelah kecelakaan. Tak kenal maka tak sayang, Bu Aam membagikan daftar Riwayat hidup narasumber. Malam ini kita akan memasuki pertemuan ke-22. Artinya para peserta sudah boleh menyusun naskah bukunya. Narasumber malam ini adalah Dr. Imron Rosidi. Beliau memiliki segudang prestasi yang akan berbagi ilmu dengan tema Poin Buku Pada Kenaikan Pangkat PNS.

            Bapak Dr. H. Imron Rosidi, M.Pd.  Lahir di Surabaya, 10 Juni 1966. Pangkat/Gol. Ruang Pembina Utama Madya / IV d. dengan masa kerja sebagai Guru 32 tahun, 5 bulan dan masa kerja keseluruhan 36 tahun, 5 bulan. Pendidikan terakhir D3 IKIP Surabaya, S1 IKIP Negeri Malang, S2 Universitas Negeri Malang, S3 Universitas Negeri Malang. Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Banyak prestasi yang beliau raih baik di tingkat propinsi maupun di tingkat nasional. Di samping prestasi yang banyak  beliau termasuk Tim Penilai DUPAK golongan IV/C dan ke atas tingkat pusat. Koordinator Tim Penilai DUPAK tingkat Jawa Timur.

Bapak Imron  meminta peserta pelatihan untuk menyimak tayangan video yang dikirimkan tentang point-point kenaikan pangkat dalam penulisan buku. https://youtu.be/ybBT1QEAxzY . Sebelum menulis, tentukan  buku  yg akan ditulis. Selain untuk menyebarkan ilmu, menjadi guru profesional, dan untuk kenaikan pangkat.

Menulis untuk kenaikan pangkat, perlu memperhatikan :

·         AK yang ada dalam setiap buku, baik yang masuk dalam publikasi ilmiah (PI) ataupun yang masuk pada karya inovatif (KI)

·         Permen Pan RB no 16 tahun 2009 dan Permendikbud 35 tahun 2010.

·         Selain itu, kita  perlu mempelajari buku 4. Buku ini berisi sistematika  jenis PKB yang harus dipenuhi dalam kenaikan pangkat.

 secara konkrit dan ada contoh mulai dari laporan PD, semua jenis PI, KI, dan laporan seminar penelitian.



·          Perlu juga membaca buku 5 yang berisi mengapa PTK ditolak, PD ditolak, semua makalah ditolak, dll.

Apabila kita sdh mempelajari semua, Insyaallah kita bisa sampai ke guru utama gol IV e.




    Jenis-jenis buku. Ada buku yang masuk pada publikasi ilmiah dan ada yang masuk karya inovatif. Semua jenis buku ini bisa diajukan untuk kenaikan pangkat sejak dari gol III/c s.d. IV/e. Untuk ke gol. IV/d wajib ada minimal buku ber-ISBN.


Penerbitan buku yang dilakukan secara bersama-sama, misalnya antologi puisi, cerpen, naskah drama tidak bisa dinilaikan. Kecuali ada penulis yang  menulis minimal 20 puisi  5 cerpen. Penulis itu mendapat nilai AK.



Untuk angka kredit, hanya buku hasil penelitian yang ber  ISBN dan diedarkan secara nasional maka akan mendapat angka kredit 4.  Buku teks pelajaran yang ber ISBN nilai ak 3 sedangkan yang tidak ber ISBN  ak 1. Buku pelajaran yang ber BSNP ak 6. Apabila buku pelajaran tersebut ditulis oleh beberapa penulis maka penilaian pembagian angka kredit mennggunakan persentase. Apabila 2 penulis  maka penulis utama mendapatkan 60 % dari ak yang diperoleh sedangkan penulis ke 2 mendapat 40 % dari ak 3 yang ber ISBN.

 Modul atau diktat hendaknya ditulis per semester. Modul atau diktat yang digunakan di tingkat sekolah ak nya 0,5. Jika digunakan di tingkat kota kabupaten  ak 1. Sedangkan jika di tingkat provinsi ak 1,5. Maksimal  modul yang diajukan sebanyak 3,  apabila modul dibuat per tahun maka ak nya 1, 2 dan 3.

 Untuk buku di bidang  pendidikan AK nya 3 apabila ber ISBN dan 1 apabila tidak ber-ISBN. Ini contoh buku di bidang pendidikan yg ditulis KS




    Untuk karya terjemahan yg menunjang pembelajaran AK 1, Semua bukti  fisik buku tersebut harus dikirim aslinya. Semua guru bidang studi, bisa menulis buku antologi puisi, cerpen, naskah drama, ataupun novel’

Ini contoh buku antologi puisi yang berisi 51 puisi. Ini kalau diajukan kenaikan pangkat akan mendapat AK 4.


Intinya  kemampuan menulis  akan berpengaruh besar terhadap karier  kita sebagai seorang guru. Bapak Imron Rosidi  menjadi guru dari gol. II/c karena dari diploma 3. Tahun ini mengajukan KP ke gol. IV/e sehingga kalau di Jakarta dipanggil sebagai guru jenderal dan bisa menjadi penilai AK Pusat.

Banyak materi yang bisa terungkap lewat tanya jawab. Contoh: Seorang guru honor yang sudah menulis  4 buku solo, 1 buku duet dan 20 buku antologi yang mayoritas ditulis lebih dari 20 orang jika sudah PNS  buku itu akan kadaluarsa. Tidak bisa dinilaikan. Tetapi dalam lomba guru prestasi. semua buku tersebut tinggi nilainya.

Untuk pengajuan kenaikan pangkat ke IV/a wajib satu penelitian, ke IV/b wajib 1 penelitian dan jurnal, begitu juga ke IV/c, ke IV/d wajib 1 penelitian, 1 jurnal dan 1 buku ber ISBN, begitu pula ke IV /e.

Penerbitan artikel ilmiah dalam jurnal bisa ditulis dangan cepat asal laporan penelitiannya sudah selesai. Bisa 15 sampai dengan 30 menit. Jurnal yg diakui untuk kenaikan pangkat yg diterbitkan oleh badan diklat resmi, PT, dinas dan lembaga profesi guru. Penulisan buku ISBN AK 3 dengan mengirimkan buku aslinya

Buku elektronik digital pelajaran yang sudah ber ISBN tidak  bisa untuk angka kridit. Buku wajib bentuk cetak.  Kalau dalam bentuk elektronik digital yang harus dicetak berdasarkan regulasi yang berlaku saat ini. AK 3. Tesis tidak bisa dinilaikan. Harus diubah dalam bentuk laporan penelitian pembelajaran. setelah diseminarkan, baru diubah dalam bentuk artikel dan dijurnalkan.

Karya inovatif bisa digunakan untuk kenaikan pangkat. Ada 4 jenis karya inovatif, 1. Teknologi tepat guna. 2. media pembelajaran dan lain-lain, 3. menulis soal nasional, dan 4. karya seni dan sastra.

Seharusnya guru yg itdak naik pangkat lebih dari 5 tahun ada sanksi. Hanya karena kita kekurangan guru, sanksi itu belum diterapkan. Kenaikan pangkat secara normal 4 tahun. akan tetapi, kalau kita memiliki banyak tabunga AK, 3 tahun bisa.Tapi ini juga menyangkut kebijakan masing2 kota kab. Ada yg mewajibkan paling cepat 4 tahun.

            Pada kegiatan webinar selama pandemi, jika sertifikat akan digunakan untuk mengajukan kenaikan pangkat maka syaratnya tetap wajib ada surat tugas dan laporan PD. kalau webinar nilai 0,1. Kalau diklat online 30 jam sampai dengan  80 jam nilai 1.  dan 2. Kalau modul tidak harus ber ISBN dengan AK 0,5 per semester.

 Untuk ke III /b hanya membutuhkan nilai PD 3 . Kalau ada buku karya inovatif bisa dinilaikan. Bisa saja penilai memberi nilai tetapi  itu tidak wajib ada. Buku kumpulan artikel tidak bisa dinilaikan. Kalau artikel populer hendaknya diterbitkan di koran atau majalah, baru bisa dinilaikan. Novel masuk karya inovatif kategori sederhana. Kalau 2 novel masuk kompleks. Diktat bisa dinilai asal sistematikanya sesuai dengan buku 4. Tidak perlu diubah ke dalam bentuk modul. Prosedur  kenaikan pangkat  ke IV/ C sama dengan IV/b hanya saja harus dikirim ke pusat d.a. LPMP masing-masing provinsi.


Kepuasan seorang penulis non PNS

1. Bisa dikenal banyak orang

2. Mampu menuangkan inspirasi dlm bentuk tulisan

3. Bisa menyumbangkan ilmu

4. Bisa menyebar kebaikan

5. Siswa jadi bangga

6. Bisa mendapat royalty

Teruslah menulis sampai menembus menerbit mayor. Jangan pernah merasa puas hasil tulisan kita agar kita mau terus belajar. Naik pangkatlah dengan  jujur. Ajukan semua tulisan kita untuk mempermudah KP kita.

 

Resume ke                  : 22

Tanggal                       : 30 Agustus 2021

Gelombang                  : 19

Tema                           : Poin Buku Pada Kenaikan Pangkat PNS

Narasumber                 : Dr. Imron Rosidi

Moderator                   : Aam Nurhasanah

Penulis                         : Islamiyah



Tidak ada komentar:

Posting Komentar